Senin, 02 November 2015

Peribahasa Minangkabau

  1.  Adat pariuak bakarak, adat lasuang badadak (Jika ingin mengambil keuntungan, harus siap menanggung kerugiannya.)
  2. Adat mudo manangguang rindu, adat tuo manahan ragam (Dalam memecahkan masalah, orang muda harus lebih bersabar, dan yang tua harus bisa memberi teladan.)


3. Adat diisi, lambago dituang
Melakukan sesuatu menurut adat kebiasaan

4. Adat gunuang tampatan kabuik
Kepada yang pandai kita bertanya, kepada yang kaya kita meminta.

5. Adat hiduik tolong-manolong, adat mati janguak-manjanguak
Hendaklah saling tolong menolong dalam menghadapi kesulitan.

6. Adat sapanjang jalan, cupak sapanjang batuang
Segala sesuatu ada tata caranya menurut adat yang sudah ditetapkan.

7. Aie mati jatuah ka paruik
Seseorang yang pandai menyembunyikan kepedihannya.

8. Aie gadang, batu basibak
Persaudaraan  ( keluaarga ) menjadi cerai berai  apabila terjadi perselisihan.

9. Aie janiah, ikannyo jinak
Negeri yang aman penduduknya pasti akan makmur.

10. Akal indak sakali datang, rundiang indak sakali tibo
Setiap usaha tidak ada yang langsung berhasil dan sempurna, karena pasti akan melalui berbagai rintangan.

11. Api padam, puntuang berasap
Perkara yang sudah putus (selesai) tapi timbul lagi.

12. Api padam puntuang hanyuik
Keadaan yang benar-benar bangkrut.

13. Ado samo dimakan, tiado samo ditahan.
Merasakan bahagia bersama-sama, merasakan susah pun bersama-sama.

14. Ampang sampai ka subarang, dindiang sampai ka langik.
Menyelesaikanpekerjaan jangan tanaggung- tanggung

15. Alah bisa, karano biaso
Segala kesulitan tidak terasa, karena sudah terbiasa mengerjakannya.
16. Bagai bunyi Siamang kanyang
Banyak bicara, karena mendapat kesenangan

17. Bagai anak gadih jolong basubang
Berperilaku sombong karena mendapat kekayaan.

18. Bagai ayam mati di lumbuang padi
Seseorang yang hidupnya sengsara dalam keadaan berkecukupan.

19. Bagai makan buah simalakama
Mengambil keputusan yang sangat sulit karena sama-sama merugikan.

20. Bulek air dek pambuluh, bulek kato dek mufakat
Kata sepakat dapat dicapai dengan jalan bermusyawarah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar